ALIS :)


DSC_1754Pada dasarnya, perempuan itu cantik. Percaya atau tidak, setiap perempuan memiliki sisi kecantikan yang berbeda satu sama lain. Tuhan menciptakan makhluk bernama perempuan ini di penuhi dengan kecantikan, kelembutan dan kasih sayang yang begitu menyentuh. Perempuan sering di pandang lemah, namun di satu sisi perempuan jauh lebih kuat daripada laki-laki. Kenapa? Mau membantah? Coba renungkan sebentar, Perempuan mengalami masa kehamilan dan harus membawa bayinya kemanapun ia pergi selama 9 bulan 10 hari. Kemudian ia berjuang melahirkan bayinya, pertarungan antara hidup dan mati. Oke, ini memang kodrat wanita. Setelah bayinya lahir, perjuangan lebih berat menanti. Ia harus sabar menahan ngantuk dan lelah ketika sang bayi terbangun tengah malam. Coba renungkan, apa yang di lakukan laki-laki yang sudah jadi seorang ayah ketika bayinya terbangun tengah malam? Ya, iya menutup telinga dan melanjutkan tidurnya. Berpura-pura tidak mendengar apa-apa. Atau mungkin memang benar-benar tidur lelap karena terlalu lelah bekerja seharian mencari nafkah? Jadi, setujukan ada sisi dimana perempuan itu lebih kuat daripada laki-laki. 🙂

Terlahir sebagai makhluk Tuhan yang cantik, namun entah mengapa banya perempuan-perempuan modern zaman sekarang yang tak puas dengan apa yang dimilikinya. Hidung kurang mancunglah, mata kurang belo lah, alis kurang tebal lah, atau mungkin dagu kurang runcing dan banyak lagi permasalahan yang di ada-adakan. Mungkin karena teknologi manusia saat ini sudah maju sehingga hidung yang kurang mancung bisa di buat lebih mancung, mata yang kurang sipit bisa di rubah menjadi belo, atau yang paling tenar saat ini alis yang cetar. Mungkin mereka beranggapan mereka lebih tahu kecantikan ketimbang Tuhan. Sehingga mereka berani merubah bentuk ciptaan-Nya. Alhasil, tak ada yang mampu menandingi kesempurnaan-Nya. Contoh mudah, pernahkah memperhatikan seorang yang alisnya di cukur dan di lukis kembali? Coba perhatikan, alis sebelah kiri dan alis sebelah kanan. Pasti ngga simetris dan ada rasa kosong rasa tidak cocok dengan bentuk raut wajah dan karakter yang bersangkutan. Aah,orang sekarang memang suka berpura-pura dan memakai topeng. Atau hanya aku yang merasa demikian. Tak apa mereka, teman-teman perempan bilang saya udik dan ga bisa dandan. Saya ga merasa tersinggung. Tak apalah. Karena saya percaya, Tuhan menciptakan kita munusia secara sempurna, Dia telah memperhitungkan bentuk alis, bentuk hidung, bentuk mata, bentuk gigi dan pertimbangan lainnya yang memang cocok dan menggambarkan karakter makhluknya. Percayalah, Tuhan menganugrahi kita dengan karunianya dan tak memberatkan kita. Coba renungkan, Gigi misalnya. Gigi asli yang tumbuh dan berganti atas izin-Nya, kita hanya harus menjaganya, menjaga kebersihannya dan itu mudahkan. Bandingkan jika dengan gigi palsu, buatan manusia. Gigi palsu punya perawatan ekstra, harus inilah, ga boleh gitulah, meski kontrol lah, Ribet.
Ngomong-ngomong soal alis perempuan, saya jadi teringat satu cerita saat nabi Muhammad S.A.W isra’ dan mi’raj, ketika beliau melihat neraka dan isinya sebagian besar ada perempuan. Saya takut, karena saya perempuan, saya juga bukan orang yang alim dan taat. Namun, mama dan papa membekali saya dengan pengetahuan Agama, meski terkadang saya sering melanggar. Tapi saya ingat betul, hadist tentang Alis,

Sejujurnya, terelepas dari hadist itu, saya memang ga suka sama melihat perempuan-perempuan yang alisnya di cukur, saya rasa mereka ga bersyukur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s