IMAGINASI


IMAGINASI
IMAGINASI

Tak banyak orang disini yang bisa di ajak berimaginasi gila seperti ini. Apakah berhenti berimaginasi gila bisa menjadi patokan dewasa atau tidaknya seseorang? Menurutku tidak. Namun ini masa kebebasan berpendapat. Setiap orang boleh berpikir sedemikian rupa, setuju atau tidak atau bahkan menciptakan teori sendiri. Asal jangan memaksakannya pada orang lain, buat aku itu cukup adil. Aku juga sedang berusaha untuk tidak memaksakan pemikiranku pada orang lain.

Seperti hal satu ini, IMAGINASI. Aku tak punya banyak teman yang suka berimaginasi. Atau mungkin untuk lebih jujurnya, teman aku berimaginasi hanya ada satu, ya satu orang. Bahkan ketika aku berasa jadi orang paling sedih di dunia, berimaginasi dengannya aku bisa tertawa atau bahkan menangis berurai airmata. Mengapa menangis? Baper.. T_T.. Mengapa orang lain bisa membuatku tertawa dengan imaginasi namun kau tak mau melakukannnya untukku atau bersamaku. Memang, mungkin tak ada satu pasangan yang cocok sempurna di dunia ini..

Aku setuju dengan hasil diskusi kita hari ini,

  • Berimaginasi itu bisa menghibur diri

    Bahkan menurut aku, berimaginasi ini merupakan cara menghibur diri dengan gampang dan murah tanpa biaya.. jahhahha

  • Hal yang menghalangi kita untuk menjadi anak-anak itu hanya gengsi

Bogor, 27 February 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s