Untukmu, yang telah menemaniku


Hay kau, apakabar? Sudah lama kau tak datang. Biasanya kau datang tiba-tiba memeluk dan menjatuhkan aku dalam rasa yang tak tersampaikan. Tiba-tiba, dan selalu tiba-tiba, terjatuh,  bersatu dalam rintihan, tangis dan keringat yang bercucuran. Tak mendengar apapun, sunyi. Tak melihat apapun, gelap. Kering, seperti kehausan para musafir di padang pasir. Menderita.

Lama kau tak datang, pertanda aku mampu menjaga dan melayanimu dengan baik. Tak pernah satu waktumu yang terabai olehku. Tak ada satu pintamu yang tak terberi olehku. Aku menjadi pelayan yang baik bagimu. Bahkan isyarat terkecil sekalipun, aku selalu pahami dengan teliti. Akupun mempelajari seluruh rangkaian sistemmu. Dari masuk hingga keluar. Jalan apa saja yang di lewati, apasaja yang terjadi. Aku mencoba menjaga yang telah pernah aku rusak sebelumnya karena kelalaianku. Kaupun mengerti, aku sedang berusaha. Dan kaupun mulai jarang datang, bahkan hampir tidak pernah datang dan memperparah segalanya seperti sebelum – sebelumnya.  Kau hanya datang, sebentar dalam bentuk isyarat, bahwa kau masih ada. Kau masih bersarang dalam tubuhku, dalam aliran darahku, kau masih bersamaku.

Dan hari ini, aku tersadar kembali. Aku mungkin takkan pernah terlepas darimu, hingga nanti, jasad ini membeku dan saat itu tak ada rasa lagi. Kau datang lagi, seperti dulu, tiba-tiba. Terjatuh lagi dalam rasa yang tak tersampaikan. Sunyi, tak mendengar apapun. Gelap, tak melihat apapun. Saat kepala terbentur besi dan berdentang, tak terasa apapun. Ya,kau masih ada. Mungkin tak bisa di perbaiki lagi. Kau yang terluka dan bersemayam di permukaan penuh asam. Mungkin kala luka itu terlumuri asam yang tiada berhenti ini kau mengirim stimulus, pertanda kau kesakitan. Dan akupun akan kesakitan. Meninggalkanmu, justru tidak mungkin. Apa jadinya aku, jika tanpamu. Tapi, mati perlahan bersamamu itu pasti yang akan kulakukan. Beri aku waktu untuk menunaikan janjiku, Walau nanti di akhir cerita akan ada airmata. Mohon tunggu sebentar lagi.

Gastritis, sumber:Google.com
Gastritis, sumber:Google.com

Bogor,  9 Mei 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s