Karena yang INI, BEDA


Pagi yang cerah, dibulan Desember. Saya iseng-iseng buka situs kompas nemu berita yang menurut saya ‘waah’. Kata berita itu, Gubernur DKI, Joko Widodo, terpilih menjadi salah satu tokoh terkemuka di DUNIA, kategori ‘The Challengers‘ versi majalah  Foreign Policy terbitan Amerika Serikat. Disana ada tulisan, “Joko Widodo for Governing by hitting the Streets“. Mungkin maksudnya, Jokowi terpilih karena keunikan gaya kepemimpinannya yang suka “turun ke jalan” kalo kata para aktivis kampus. hehhehe
Ada-ada saja berita tentang keunikan pemimpin yang satu ini kerap kali tersiar di stasiun TV, diantaranya kegemaran beliau  mengunjungi warganya dimanapun berada. Tak peduli itu pemukiman kumuh, pinggiran sungai, bahkan turut merasakan dingin dan kotornya banjir di Jakarta beberapa waktu silam. Selain itu ada juga kunjungan dadakan ke instansi-instansi pelayanan masyarakat, seperti kantor kelurahan, kantor kecamatan dan instansi lainnya untuk melihat kebiasaan mereka, sepertinya. Namun, sangat disayangkan bukan, instansi-instansi itu mempermalukan diri mereka sendiri dengan memperlihatkan betapa tidak disiplinnya mereka dalam perkara WAKTU.

jokowi

Seperti dikutip dari Foreign Policy  “Unlike many of his moneyed peers, who hail from powerful political dynasties and have little contact with the common man, Joko clings to his humble beginnings. He was born poor and now makes a point of regularly walking his city’s most impoverished neighborhoods, talking to citizens about their concerns. His biggest public projects—dredging a river to prevent flooding, for instance—are unglamorous but practical, and they’ve earned him the goodwill of his constituents. He has become so popular that his presence in public sometimes incites “jokowimania,” in which he is swarmed by people hoping to touch him.”

Dulu, waktu kecil saya sangat  suka membaca kisah-kisah nabi, khalifah dan tentang peradaban islam. Saat menulis ini, ingatan melayang ke sebuah buku, yang lupa judulnya dan sekarang ntah dimana buku itu, buku itu menceritakan tentang seorang khalifah yang sangat bijaksana. Beliau gemar berjalan-jalan saat malam hari untuk melihat keadaan rakyatnya. Suri tauladan yang baik, bukan? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s