TEKOM back to NATURE part 1


TEKKOOOM..! SALAM HARDWARE!
Hardware, ya hardware. Teknik komputer itu identik dengan yang namanya Hardware, device dan jaringan. Berbeda dengan Manajemen Informatika, yang berkutat dengan coding-coding, pemrograman, algoritma, pembuatan aplikasi, software dan lainnya yang berhubungan dengan perangkat lunak. Nah ini dia nih yang jadi sebab, kenapa Tekom itu dianggap jurusan paling cocok untuk para laki-laki perkasa dan perempuan-perempuan tomboy. Hehehe

Tapi jangan salah, perempuan-perempuan ya tetap aja perempuan. Meskipun mereka berada dilingkungan laki-laki tetap saja tabiat wanita itu ngga bisa disembunyikan. 😀
Kali ini kita bercerita tentang, Tekom back to Nature. Salah satu pengalaman mengesankan bersama sebagian Tekommers 47. Itu ide dosen bahasa inggris, namanya Bapak Gatot Widodo. Seorang guru yang sangat menginspirasi sekali, membangkitkan semangat deh pokok nya untuk selalu belajar bahasa inggris, dan selalu menyemangati agar kita mampu berbahasa inggris lisan maupun tulisan. Belajar bahasa inggris dengan beliau sangat penuh warna dan tidak membosankan, suka menyanyi lagu-lagu ringan dan games lucu lainnya yang menunjang pelajaran tentunya ngga bikin bosan.
Ingat lagu ini???
“Here we are happy, there we are happy, everywhere we are always happy..lalalaalalallalallala”
Ya itu salah satunya, salah duanya,, aku lupaa… hehehe
Itu kalo lagi belajar. Sekarang intinya adalah ide beliau untuk mengajak kita agar lebih dekat dengan alam. Disampaikan secara detail, kita bentuk panitia kecil, dan kita semua setuju dengan detail keuangan nya, dan akhirnyaaaa kitaaaa BERANGKAAAT.. 😀

Saat mau berangkat @ depan kampus Baranang Siang
Saat mau berangkat @ depan kampus Baranang Siang
Tempat tujuan kita adalah sebuah desa di wilayah leuwiliang, ya bisa dikatakan desa itu sedikit terpencil dan suasananya masih asri banget beserta keramahan orang desa yang ngga aku temui di kota Bogor. hmmm jadi ingin tinggal didesa yang masih menjunjung tinggi keramahan, gotong royong sama saling menghormati dan saling berbagi (curhat.. :D). Sore itu, kami berangkat dari terminal Baranang Siang menuju terminal Laladon dan dilanjutkan dengan angkot yang menujun leuwiliang. Back to Nature, berarti kembali ke yang asli. Dan disini mulai terlihat sifat asli mereka satu persatu. Baru setengah jalan, ada yang mengeluh, “yah,, handphone gw ga dapet signal. Lu dapet signal ngga??! Aduh mampus gw, bisa di omelin gw ama pacar gw”. Itu satu, yang satu lagi, “iya, gw juga ga dapet singnal, ntar kalo nyokap gw nelponin gimana ini. Bisa-bisa khawatir banget nyokap”. Itu yang kedua, yang berikutnya, “kita mau kemana sih?? Udah gelap masih belum nyampe. Kedesa banget ini.” Dan masih banyak lagi,, tapi lupa apa aja ocehannya, aku lebih memilih untuk diam dan ngga ikut berkomentar. Pelajaran da pertama, mengeluh itu membuat orang lain terganggu. 😉

Akhirnya, kita sampai disebuah jalan yang mendaki da nada sebuah mushalla kecil, kita berhenti untuk istirahat sejenak dan shalat maghrib. Kemudian perjalanan dilanjutkan, sesampainya didepansebuah rumah yang terbilang cukup mewah, mobil berhenti dan kita turun semua. Dan bapak Gatot memberi instruksi untuk berjalan kaki. Yah, jalannya cukup jauh, melewati sawah dan hamparan langit yang sedikit berbintang yang dapat dinikmati dengan gratis.. hehhehe 😀

ini menyenangkan,, menurut ku.. 😀 😀 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s