S A T U


Tahun ini, gerakan mereka sedikit menurun. Hanya karena kalah suara beberapa helai KTM, mereka menyerah. Sehingga, hanya tersisa 1 calon tunggal. Seperti biasa, perpanjangan dari akar yang tak putus. Siapapun yang mengerti, pasti bisa membacanya. Politik nyata yang semu di balik kacamata polos dan apatis para mahasiswa.

Calon tungggal dan gerakan yang menurun? Tanda tanya besar dibalik itu semua. Apakah…? Apakah…? Apakah….? N kali berapakah. pertanda baik atau burukkah ini. Sedan gapa mereka? Mengapa mereka melalaikan impian mereka? Mereka melengahkan target yang belum pernah tercapai. Apa mungkin kehilangan kader, kehilangan semangat atau stamina semangat yang menurun?

Hampir tiga tahun pengamatan hilang-hilang timbul. Mereka bukanlah orang yang mudah menyerah dalam perjuangan dan pergerakannya. Teguh pada apa yang menjadi tujuan dan lihai dalam bersilat lidah, demi memuluskan jalan mencapai tujuan. Politik tai kucing.
Tahun ini hanya ada satu. Bisakah itu di sebut keberuntungan atau ancaman? Atau sebuah taktik penggulingan kekuasaan. Atau mungkin strategi picik yang memperlihatkan akar haus akan kekuasaan? Akar yang tak ingin mangga berbuah durian. Toh, nantipun pada akhirnya, buah jatuh tak jauh dari pohonnya.

Bogor, Oktober 2012 © Dian Purnamasari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s